Tuesday, June 14, 2011

Kesalahan yang biasa terjadi saat Membuat henna pasta

Kesalahan merupakan pengalaman yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sebagai newbie dalam per- henna-an, saya yakin banyak yang sekali menemui ketidak berhasilan. Biasanya kesalahannya sebagai berikut :

1. Warna tidak keluar

Biasanya ini terjadi karena gula dicampur bersamaan dengan air jeruk nipis saat membuat adonan. Sebaiknya campurkan jeruk nipis dulu, diamkan sampai 8-12 jam baru masukkan gula lalu diamkan lagi 8-12 jam.

2. Adonan yang keluar dari cone ada cairannya

Adonan yang dibuat jika keluar cairan berarti adonan tersebut kebanyakan cairan (jeruk nipis/air teh). Jika hal ini terjadi berarti kemungkinan untuk meng-henna jadi susah. kalau ditambahkan henna bubuk pun warnanya justru menjadi tidak keluar. daripada henna yang dibuat terbuang, sebaiknya digunakan untuk rambut :)

3. Adonan yang keluar terdapat gumpalannya, mengakibatkan henna tidak lancar keluar


Kesalahan ini biasanya disebabkan karena hal yang sama seperti kesalahan pada nomor 2. Adonan kelebihan cairan. Memang sepertinya adonan sudah dibuat kental, tapi terkadang adonan sedikit mencair ketika didiamkan. Jadi antisipasinya di kemudian hari tambahkan takaran henna bubuk saat membuat adonan. Tapi bisa juga karena henna nya belum tersaring sempurna (unfiltered), atau proses mengaduk adonannya kurang lama.

3. Adonan susah keluar.

Ini terjadi jika adonan yang dibuat terlalu kental.

4. Adonan terputus putus saat digunakan untuk mendesain.

Henna pasta jika terputus putus akan mengganggu saat proses desain, jadi jangan lupa tambahkan dextrose (gula/madu) saat membuat adonan, atau tambahkan lagi takaran gula pada adonan di kemudian hari.


No comments:

Post a Comment